Panduan Membuat Format Laporan yang Efektif

Saat sebelum menulis laporan, Kamu butuh mengenali format laporan yang efisien. Dengan format laporan yang efisien, laporan hendak jadi jernih, jelas, serta gampang dipahami. Laporan efisien merupakan idaman para pimpinan, baik di lembaga pemerintah, bisnis, ataupun lembaga pembelajaran. Laporan yang jernih, lengkap, serta tidak multitafsir dapat menuntun pimpinan buat bisa mengambil kebijakan yang pas. Kebalikannya, laporan yang membingungkan berisiko membuat pimpinan mengambil keputusan yang salah serta tidak tidak sering berdampak parah.
Suatu laporan tidak tidak sering ditulis hingga beratus taman, tebal serta cenderung intimidatif, membuat orang enggan membaca totalitas laporan. Dampaknya, banyak informasi serta penemuan berarti‘ terkubur’ di antara tumpukan laporan. Sementara itu laporan jadi pijakan tiap pengambilan keputusan.
Ada banyak jenis- jenis laporan, pengertian teks laporan percobaan semacam laporan ekspedisi dinas, laporan program CSR( Corporate Social Responsibility), laporan tahunan, laporan hasil audit, laporan riset banding, laporan kelayakan, laporan riset permasalahan, serta lain- lain. Apa juga tipe laporannya, format laporan merupakan kunci memastikan metode suatu laporan ditulis.
Format laporan yang baik terbuat secara terstruktur, efisien serta khusus menyasar audiens. Misalnya, Canadian Foundation for Healtcare Improvement membuat format laporan 1- 3- 25. Angka- angka di format laporan ini mengacu pada jumlah taman. Satu taman awal buat atasan yang sangat padat jadwal, berisi pesan utama, opsi- opsi serta saran. 3 taman ringkasan eksekutif berisi konteks laporan, overview proses, kesimpulan, serta anjuran ataupun saran. Ringkasan eksekutif ini sebisa bisa jadi disajikan dengan bahasa yang terkenal. Terakhir merupakan laporan lengkap, optimal 2 puluh 5 taman.
Pengambil kebijakan umumnya hendak membaca ringkasan eksekutif. Sebab ringkasan eksekutif muat cerminan laporan secara merata, tetapi dengan penyajian yang efisien, padat, tidak bertele- tele, jernih, serta dilengkapi dengan infografik. Infografik menolong pembaca mengolah informasi yang rumit academia.co.id .
Laporan efisien ini bisa diterapkan pada seluruh tipe aktivitas. Semacam laporan ekspedisi dinas, laporan program CSR( Corporate Social Responsibility), laporan tahunan, laporan hasil audit, laporan riset banding, laporan kelayakan, laporan riset permasalahan, serta lain- lain. Langkah- langkah membuat laporan butuh dipelajari supaya kita dapat membuat laporan yang terstruktur, efisien serta khusus menyasar audiens. Sebab itu, Tempo Institute menggelar“ Pelatihan Menulis Laporan Efisien,” yang bertujuan menolong handal bermacam bidang berlatih menulis laporan yang efisien.
“ Pelatihan menulis laporan efisien di Tempo Institute disajikan dengan tata cara yang intensif, interaktif, mengasyikkan serta kaya aplikasi,” kata Yus Ardiansyah, kepala divisi pelatihan di Tempo Institute. Para jurnalis senior Tempo hendak memandu langkah- langkah membuat laporan, mereka merupakan Philipus Parera( Redaktur Eksekutif Koran Tempo), Susandijani( Redaktur), Jajang Jamaludin( Redaktur Utama Tempo), serta Yosep Suprayogi( Pemimpin Redaksi teras. id).
Sepanjang 3 hari, partisipan hendak belajar tentang macam laporan, metode menulis laporan, tahapan menulis efisien, serta infografis. Partisipan pula hendak langsung praktek antara lain belajar membuat outline, memilah serta menyajikan informasi yang relevan, menarasikan laporan secara sistematis, memilah kata yang lugas, serta menyajikan informasi ke dalam infografik.
Bermacam lembaga di dunia juga telah mulai meningkatkan laporan yang ringkas, kaya informasi, serta atraktif dalam wujud taklimat kebijakan( policy brief). Laporan yang jernih, lengkap, serta tidak multitafsir dapat menuntun pimpinan buat bisa mengambil kebijakan yang pas. Kebalikannya, laporan yang membingungkan berisiko membuat pimpinan mengambil keputusan yang salah serta tidak tidak sering berdampak parah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *